skip to Main Content
Uruguay Ingin Mematikan Permainan Ronaldo Dengan Lebih Dari Satu Pemain

Uruguay Ingin Mematikan Permainan Ronaldo Dengan Lebih Dari Satu Pemain

Pertandingan Uruguay melawan Portugal dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Fisht Stadium, Minggu (1/7/2018) dinihari WIB. Cristiano Ronaldo akan beradu dengan duet Luis Suarez dan Edinson Cavani.

Uruguay akan berusaha mematikan permainan Ronaldo dalam pertandingan nanti, dan Uruguay tidak akan mematikan permainannya Ronaldo hanya dengan mengandalkan satu orang saja.

Ronaldo akan menghadapi pertahanan terkuat di Piala Dunia 2018, Barisan belakang Uruguay, yang dikomandoi oleh Diego Godin, memang menjadi benteng tangguh di muka gawang.

Bagusnya barisan bek Uruguay itu didukung oleh primanya penampilan Fernando Muslera di bawah mistar. Kiper milik Galatasaray itu sudah membukukan sebanyak tujuh penyelamatan.

Selain menghadapi tim dengan lini pertahanan terbaik di Piala Dunia 2018, Ronaldo mendapat lawan sepadan dalam urusan merobek gawang lawan. Mereka adalah duet

-Cavani.

Uruguay menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan sejauh ini dan sudah mencetak lima gol, sedangkan Portugal mencetak lima gol dan kebobolan empat kali.

Oscar Tabarez pelatih Uruguay menerapkan satu cara untuk mematikan permainan Ronaldo, dengan cara mengandalkan kolektivitas tim.

“Saya percaya Cristiano Ronaldo adalah salah satu striker terbaik di dunia. Dalam merencanakan pertandingan, terutama berfokus pada lawan dan mempertimbangkan level yang dimiliki setiap pemain, itu semua relatif,” kata Tabarez

“Tapi,apa yang dia miliki di atas semua kualitasnya, dia adalah pemimpin tim, dan tidak ada satu pun pemain yang bisa mematikannya. Tidak (Diego) Godin. Tidak ada. Kami harus bekerja secara kolektif. Tidur kami tidak terganggu cuma karena hal itu,” sambungnya.

“Kami akan menganggapnya serius, tetapi kami tidak akan terobsesi dengan Ronaldo. Sembilan pemain Portugal di lapangan adalah juara Eropa, sehingga pembahasannya tentang kualitas dan kami telah mempersiapkannya cukup lama,” Tabarez menegaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top