skip to Main Content
Statistik Kunci Tim-Tim Di Babak 8 Besar Piala Dunia 2018

Statistik Kunci Tim-Tim Di Babak 8 Besar Piala Dunia 2018

Delapan tim akan bertanding pada babak perempat final Piala Dunia 2018 esok hari. Enam dari delapan tim tersebut merupakan juara grup dari fase sebelumnya, sementara dua tim lainnya merupakan runner-up.

Sebelum dimulainya babak 8 besar, mari kita intip mengenai mengenai statistik kunci dan sedikit analisa mengenai tim-tim yang akan bertanding pada hari Jumat esok.

Brasil : Peningkatan performa tim termasuk Neymar

Tak dapat dipungkiri, Neymar merupakan salah satu andalan dan kunci permainan dari timnas Brasil di Piala Dunia kali ini. Ia mencatatkan 366 sentuhan yang merupakan indikasi baik mengenai kemampuannya dalam mengoper kepada rekan timnya. Neymar juga unggul dalam hal penguasaan bola dan percobaan giringan bola melewati pemain lawan.

Belgia : Lukaku striker yang efisien

Lukaku merupakan salah satu striker yang bersinar di Piala Dunia kali ini. Sejauh ini ia telah mencetak empat gol, menjadi kedua yang terbaik bersama Ronaldo, dibawah Harry Kane. Yang menarik adalah efisiensinya dalam menyelesaikan peluang, empat gol yang dicetaknya dihasilkan hanya dari sebelas tendangan. Ini menggambarkan bagaimana berbahayanya striker yang satu ini apabila dibiarkan bebas dan mendapatkan peluang, karena secara statistic yang telah berjalan sangat besar peluangnya mencetak gol setiap ia mendapatkan kesempatan untuk melakukan shott atau sundulan ke gawang tim lawan.

Kroasia : Modric si raja operan

Luka Modric memang memiliki statistic yang cukup menarik, walaupun ia belum memberikan assist untuk rekannya, ia banyak menciptakan peluang yang mengarah ke gol dari timnya. Dari statistik, pada area pertahanan tim lawan, Modric berhasil menyelesaikan 117 operan, jauh lebih banyak dari rekan setimnya. Selain itu walaupun ia adalah gelandang serang, ia juga tercatat banyak merebut bola dari lawannya, yaitu sebanyak 27 kali yang lagi-lagi merupakan yang terbaik di tim Kroasia.

Inggris : Subur di bola mati

Salah satu hal yang perlu diperbaiki dari Inggris adalah bagaimana mencetak gol dari open play. Hai ini tentu sedikit berbeda bila melihat statistik mereka dari bola mati. Dari 9 gol yang berhasil dicetak, 4 diantaranya berasal dari eksekusi bola mati dan tiga lagi dari titik penalti.

Inggris secara statistic tercatat sebagai tim dengan peringkat ke-22 dalam hal percobaan tembakan ke gawang lawan dari open play. Hal ini menggambarkan kesulitan Inggris untuk mengkonversikan operan-operan mereka menjadi gol, dan terlalu tergantungnya mereka dari bola mati.

Prancis : Mbappe yang bersinar

Sejak babak grup, statistic Kylian Mbappe memang sudah sangat tinggi di timnya. Setelah pertandingan melawan Argentina, statistic pemain berumur 19 tahun itu semakin mengkilap. Ia menjadi pemain termuda yang berhasil mencetak dua gol pada pertandingan fase gugur sejak era Pele di tahun 1958.

Kelebihan Mbappe bisa dilihat dari bagaimana ia mampu melakukan banyak giringan dan percobaan tendangan ke gawang yang bagus. Secara statistik ia merupakan pemain yang sering berhasil menggiring bola melewati pemain lawan dan menciptakan peluang bagi timnya.

Rusia : Kekuatan di sektor pertahanan?

Dari segi penyerangan Rusia cukup baik dengan mencetak 9 gol dari 4 pertandingan, ini merupakan statistik yang cukup bagus bila dibandingkan dengan tim lain. Dari sisi pertahanan, Rusia terbilang cukup kuat, terutama pertahanan di udara atau perebutan sundulan. Ini tentunya membantu mengurangi peluang tim lawan untuk mencetak gol ke gawang Rusia.

Swedia : Unggul di blok tendangan lawan.

Swedia tercatat hanya kejebolan 2 gol dari 4 penampilannya di Piala Dunia kali ini. Pertahanan Swedia tercatat tangguh dengan keberhasilan memblok tendangan lawan sebanyak 29 kali. Pada pertandingan melawan Swiss bahkan mereka mencatatkan 10 kali blok tendangan dalam satu pertandingan, ini merupakan yang tertinggi bila dibandingkan dengan tim lain.

Uruguay : Tembok pertahanan yang kuat

Salah satu tim dengan pertahan terbaik di Piala Dunia kali ini. Dengan pemain bertahan seperti Diego Godin dan Jose Gimenez, Uruguay tercatat sebagai salah satu tim yang paling sedikit kemasukan bola sampai babak perempat final di Piala Dunia kali ini dengan hanya 1 gol. Hal ini tentu perlu menjadi pertimbangan bagi lawannya untuk bisa menciptakan skema serangan yang baik untuk bisa membongkar pertahanan Uruguay.

Nah demikian sekelumit statistik dari tim-tim yang akan bertanding di babak perempat final Piala Dunia 2018, menarik untuk kita saksikan nantinya bagaimana tim yang bertanding akan beradu berbagai skema dan kelebihan mereka dalam usaha untuk meraih gelar Juara Piala Dunia 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top