skip to Main Content
Sistem VAR Membuat Eriksen Membencinya

Sistem VAR Membuat Eriksen Membencinya

Rusia – Punggawa Timnas Denmark Christian Eriksen mengaku tidak menyukai sistem VAR karena dapat merugikan tim yang bertanding.

Tadi malam Denmark baru saja menjalani laga kontra Australia di babak penyisihaan grup C Piala Dunia. Namun, hasil dari pertandingan tersebut membuat Christian Eriksen CS gigit jari.

Unggul lebih dulu pada menit ke-7, gol Eriksen masih belum mampu membawa timnas Denmark meraih hasil sempurna. Pasalnya Australia dapat menyamakan kedudukan pada menit ke-38 melalui titik putih.

Keputusan Pinalti itu sendiri diambil oleh wasit setelah melihat tayangan ulang melalui VAR. Dari situ diketahui bahwa Yussuf Poulsen melakukan handball.

Ini bukan kali pertama wasit memberikan Pinalti lewat tayangan VAR, saat melawan Peru wasit juga memberikan hadiah pinalti kepada peru. Beruntung Peru gagal memaksimalkan peluang tersebut.

“Setelah hari ini saya tidak suka sistemnya,” ketus Eriksen seperti dilansir Sportsmole.

“Dua pertandingan berturut-turut melawan kami. Kami memikirkannya setelah itu dan ada pelanggaran terhadap Poulsen sebelumnya. Kami seharusnya melakukan tendangan bebas sebelum itu,” keluhnya.

“Dua (VAR) berturut-turut? Itu pahit!”

Denmarkpun hanya mampu bermain imbang melawan Ausralia. Klasemen Grup C, Denmark sudah mengumpulkan empat poin dan di urutan pertama ada Perancis yang sudah mengoleksi enam poin setelah menang atas peru.

Sementara itu Asutralia masih bertahan di urutan ketiga dengan koleksi satu poin, dan Peru berada di posisi ke-empat setelah menderita dua kali kekalahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top