skip to Main Content
Sekelumit Tentang UEFA Nations League, Terobosan Baru Dari UEFA

Sekelumit Tentang UEFA Nations League, Terobosan Baru dari UEFA

UEFA membuat kejutan dengan memperkenalkan sebuah kompetisi yang dinamakan UEFA Nations League. Kompetisi ini ditujukan untuk menggantikan laga uji coba internasional dan membuat suatu sistem yang menghadirkan kompetisi menarik di tahun-tahun tanpa turnamen besar seperti Piala Dunia atau Euro.

Menurut informasi yang diberikan UEFA dari situs resminya, akan ada 55 tim atau negara yang dilibatkan, dan mereka akan dibagi menjadi empat Liga berdasarkan rangking UEFA mereka masing-masing. Liga A akan berisi tim-tim kuat, dan Liga D akan berisi tim-tim yang lebih rendah posisinya. UEFA membuat kompetisi ini dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kekuatan tim nasional. UEFA dan asosiasinya menginginkan sepak bola timnas yang lebih berkelas dan kompetitif.

Mempertandingkan 55 tim sekaligus nyaris tak mungkin, oleh sebab itu UEFA membaginya dalam empat liga. Bukan grup. Empat liga. Yakni liga A, B, C dan liga D. UEFA Memastikan persaingan akan berjalan ketat di tiap liga. Berikut pembagian liga dan grup UEFA Nations League:

Liga A

Grup A1: Jerman, Prancis, Belanda

Grup A2: Belgia, Swiss, Islandia

Grup A3: Portugal, Italia, Polandia

Grup A4: Spanyol, Inggris, Kroasia

 

Liga B

Grup B1: Slovakia, Ukraina, Republik Ceko

Grup B2: Rusia, Swedia, Turki

Grup B3: Austria, Bosnia dan Herzegovina, Irlandia Utara

Grup B4: Wales, Republik Irlandia, Denmark

 

Liga C

Grup C1: Skotlandia, Albania, Israel

Grup C2: Hongaria, Yunani, Finlandia, Estonia

Grup C3: Slovenia, Norwegia, Bulgaria, Siprus

Grup C4: Romania, Serbia, Montenegro, Lithuania

Liga D

 

Grup D1: Georgia, Latvia, Kazakhstan, Andorra

Grup D2: Belarus, Luxembourg, Moldova, San Marino

Grup D3: Azerbaijan, Kepulauan Faroe, Malta, Kosovo

Grup D4: FYR Makedonia, Armenia, Liechtenstein, Gibraltar

Demi menciptakan kompetisi yang tak setengah-setengah, UEFA butuh tujuh tahun untuk mendiskusikan konsep UEFA Nations League. Kini, setelah pertimbangan matang, beberapa peraturan ditentukan untuk membuat liga yang kompetitif. Berikut di antaranya:

– Dibagi berdasarkan nilai koefisien UEFA

– Setiap tim bertemu dua kali dalam format kandang/tandang

– Empat tim yang menjadi pemuncak grup berhak promosi ke liga di atasnya di edisi 2020

– Empat tim yang berada di dasar klasemen akan terdegradasi ke liga di bawahnya di edisi 2020

– Liga A dan B terdiri atas empat grup yang berisikan tiga tim

– Liga C terdiri atas satu grup yang berisikan tiga tim dan tiga grup lainnya empat tim

– Liga D terdiri dari empat grup yang berisikan empat tim

– Peringkat keseluruhan UEFA Nations League akan menentukan komposisi pot undian kualifikasi Euro

– UEFA Nations League akan memberikan kesempatan lain untuk lolos ke UEFA Euro, empat tim yang menang di UNL akan memainkan laga play-off.

Empat juara grup dari masing-masing League akan bertempur di babak playoff pada 26-31 Maret 2020. Apabila tim-tim tersebut sudah lolos lewat kualifikasi, maka tempat mereka akan digantikan oleh tim dengan performa terbaik di masing-masing League.

Berikut jadwal UEFA Nations League 2018-2019

Matchday 1: 6-8 September 2018

Matchday 2: 9-11 September 2018

Matchday 3: 11-13 Oktober 2018

Matchday 4: 14-16 Oktober 2018

Matchday 5: 15-17 November 2018

Matchday 6: 18-20 November 2018

Putaran Final: 5-9 Juni 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top