skip to Main Content
Sadio Mane Mengakui Orang Tuanya Dulu Tidak Menyetujui Keinginannya Menjadi Pesepakbola

Sadio Mane Mengakui Orang Tuanya Dulu Tidak Menyetujui Keinginannya Menjadi Pesepakbola

Sadio Mane mengungkapkan bahwa ternyata dulu saat ia masih remaja orang tuanya mengatakan bahwa adalah suatu hal yang sia-sia mencoba menjadi seorang pesepakbola profesional. Akan tetapi Mane tetap percaya pada mimpinya, dan seperti yang kita tau sekarang Mane adalah salah satu pemain top di Liga Inggris dan Eropa.

Ada alasan khusus mengapa orang tua Mane tidak setuju. Belum ada pesepak bola sukses yang lahir di tanah kelahiran Mane. “Saya lahir di sebuah desa di mana belum pernah ada pemain sepak bola yang berhasil di kejuaraan besar,” kata Mane kepada reporter.

Akan tetapi Mane tetap berkeras dan terus berusaha meyakinkan kedua orang tuanya bahwa ia memiliki bakat dan yakin ia bisa mencapai mimpinya untuk menjadi pesepakbola besar. “Saya selalu berkata, ‘Ini adalah satu-satunya pekerjaan yang akan memungkinkan saya untuk membantu kalian’, dan saya pikir saya memiliki kesempatan untuk menjadi pemain sepak bola,” ucap Mane melanjutkan ceritanya.

“Saat saya kecil, saya memiliki cukup banyak pesepakbola favorit, diantaranya yaitu Ronaldinho dan El-Hadji Diouf.” Ucap Mane, “Mereka benar-benar menginspirasi saya. Kedua pemain itu merupakan contoh yang sangat baik bagi saya sebagai seorang pesepakbola. Mereka pemain yang berskill sangat tinggi dan merupakan pemain yang mahir menggiring bola melewati pemain bertahan lawan.”

mane memulai karir sepakbola profesionalnya saat ia menandatangini kontrak bersama Metz di tahun 2001. Ia kemudian pindah ke Red bull Salzburg dan Southampton, untuk kemudian bergabung dengan Liverpool dan dikenal benyak kalangan sebagai pemain yang bagus.

Pemain Liverpool tersebut bergabung dengan transfer senilai 34 juta Pounds dari Southampton, dan di Liverpool ia sangat giat berlatih agar dapat meningkatkan kemampuannya sebagai seorang pemain. Semua pihak bisa melihat bagaimana ia berkembang sejak bergabung ke Liverpool.

“Saya memberikan segalanya, semua yang saya punya, Itu sampai pada titik di mana mereka tidak punya pilihan melihat apa yang sudah saya capai sekarang, jadi mereka mulai membantuku dan itu berhasil. Hari ini, mereka semua bangga,” tegas pemain asal Senegal itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top