skip to Main Content
Pasca  Kalahkan Inggris, Modric Sindir Media Inggris

Pasca Kalahkan Inggris, Modric Sindir Media Inggris

Setelah sebelumnya media Inggris “meremehkan” timnas Kroasia sebelum laga semifinal, maka setelah kemenangan timnya, gelandang andalan Kroasia itu dengan senyum lebar bisa menyindir media Inggris perihal sikap mereka tersebut.

Gelandang asal klub Real Madrid tersebut tampil mengesankan dan membantu timnya membalikkan keadaan setelah sebelumnya tertinggal oleh gol cepat yang dicetak Trippier di awal laga semifinal tersebut. Kroasia berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua, untuk kemudian mencetak gol kemenangan di babak tambahan.

Modric mengkhususkan sindirannya kepada media Inggris yang sebelum laga dianggap meremehkan Kroasia dan menyebut bahwa Inggris akan menang mudah pada laga semifinal melawan Kroasia tersebut.

“Orang-orang banyak meremehkan Kroasia, terutama jurnalis Inggris, yang berhubungan dengan media televisi Inggris,” ucap Modric kepada ITV. “Mereka dengan mudahnya meremehkan Kroasia malam ini dan itu adalah kesalahan fatal. Semua kata-kata yang terucap dan tertulis kami terima dengan baik, kami hanya membalas: Oke hari ini kita akan saksikan siapa yang akan lelah lebih dulu. Mereka seharusnya bersikap lebih rendah hati dan menghargai calon lawan mereka.”

“Kami menunjukkan sekali lagi bahwa kami tidak secepat itu lelah – kami berhasil menguasai dan mendominasi pertandingan tersebut baik secara fisik maupun mental.

“Kami ¬†seharusnya¬† bisa mengakhiri pertandingan bahkan sebelum babak tambahan. Ini merupakan pencapaian yang besar bagi kami – ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan setelah sekian lama. Kami berhasil tampil di partai final Piala Dunia dan itu merupakan kesuksesan terbesar dalam sejarah sepakbola Kroasia. Kami merasa pantas untuk bangga.”

Pencapaian terbaik Kroasia sebelum Piala Dunia tahun ini adalah pada tahun 1988, dimana timnya yang dimotori oleh pemain-pemain mereka seperti Zvonimir Boban dan Davor Suker berhasil meraih juara ketiga setelah pada partai semifinal kalah dari sang juara Prancis.

“Sebelum Piala Dunia ini dimulai, tidak ada yang memperhitungkan Kroasia, tetapi dengan kualitas, kemauan, tekad yang bulat serta semangat yang membara kami menunjukkan sepanjang turnamen ini bahwa kami adalah tim yang bagus, dan pada akhirnya kami berhasil mencapai partai final.”

“Saya rasa kami sangat pantas berada di partai final. Di partai semifinal kami memang kejebolan terlebih dahulu di awal laga, tapi kami tidak menyerah dan terus mendominasi permainan. Kami lebih baik secara teknis dan fisik daripada Inggris hingga kami bisa lolos ke final.”

Kroasia menjadi negara ke 13 yang merasakan bertanding di partai final Piala dunia dan yang pertama sejak Spanyol di tahun 2010. Sejak penampilan gemilang Kroasia di Piala Dunia tahun 1998, turnamen pertama mereka sejak menjadi negara independen, Kroasia selalu gagal lolos dari fase grup. Dengan setiap kegagalan yang selalu dikaitkan atau dibandingkan dengan tim mereka di tahun 1998. Maka kali ini Modric dan kawan-kawan bisa tersenyum lebar menyongsong partai pertama mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top