skip to Main Content
Masalah Tuding Menuding Yaya Toure Ke Guardiola

Masalah Tuding Menuding Yaya Toure ke Guardiola

Yaya Toure menuding Guardiola seorang yang rasis dan tidak senang dengan pemain-pemain Afrika, sedangkan Pep Guardiola angkat suara soal tudingan Toure tersebut adalah suatu kebohongan.

Toure pun menuding Guardiola seorang yang munafik, pujian yang diberikan oleh sang pelatih tidak tulus seperti apa yang diberikan kepada pemain-pemain.

“Itu kebohongan dan dia tahu itu,” kata Guardiola

“Kami bersama selama dua tahun dan dia sadar betul kapan ketika dia mengatakannya. Dia tidak pernah mengatakannya secara langsung,” sambung Guardiola.

Disaat Yaya Toure menyerang lewat kata-kata di media, Jerome Boateng bingung. Karena setelah bertahun-tahun menjadi pemain yang nyaris tidak tergantikan di lini tengah Manchester City.

Toure terpinggirkan sejak Guardiola menggantikan Manuel Pellegrini di kursi manajer pada 2016. Selama dua musim, Toure cuma membuat 48 penampilan di seluruh kompetisi dengan mencetak tujuh gol saja.

Boateng tak habis pikir dengan serangan Toure ke Guardiola. Pasalnya, selama tiga tahun bermain untuk Guardiola di Bayern Munich, Boateng tak pernah punya masalah dengan pelatihnya itu.

“Saya sama sekali tak sependapat. Saya tak pernah punya masalah dengannya (Guardiola),” ujar Boateng

“Sebaliknya, saya menganggap dia super sebagai pelatih dan itulah kenapa sulit bagi saya untuk memahami,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top