skip to Main Content
Mantan Striker Brazil Ronaldo Resmi Menjadi Pemegam Saham Terbesar Valladolid

Mantan Striker Brazil Ronaldo Resmi Menjadi Pemegam Saham Terbesar Valladolid

Mantan striker legendaris Brasil Ronaldo Luis Nazario de Lima resmi menyandang statu sebagai pemegang saham terbesar dari klub Liga Spanyol Real Valladolid. Ia mendapatkan status tersebut setelah menyelesaikan pembelian 51 persen saham klub tersebut.

Ronaldo dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik berkat kesuksesan yang diraihnya dengan Real Madrid, Inter Milan, AC Milan, dan Barcelona, serta keberhasilan menjadi juara pada Piala Dunia 2002 dengan Tim Nasional Brasil dalam karier yang berlangsung selama 18 tahun.

Kini, Ronaldo kembali lagi ke Liga Spanyol sebagai seorang pemegang saham mayoritas dari sebuah klub yang cukup berprospek. Kabarnya, mantan pemain Real Madrid, Inter Milan, AC Milan dan Barcelona itu telah mengeluarkan dana sebesar 30 juta euro.

Carlos Suarez selaku presiden klub merasa bahwa kedatangan Ronaldo sebagai pemegang saham mayoritas dapat meningkatkan kualitas klub yang berada di daerah ibu kota wilayah Castile dan Leon tersebut.

“Kedatangan Ronaldo membuat kami semakin dipandang oleh dunia dan akan memungkinkan kualitas tim ini meningkat secara signifikan,” ujar Carlos Suarez dalam konferensi pers.

“Saya sudah mempersiapkan diri dengan melewati banyak tahap dalam kepelatihan yang saya lewati. Sepak bola adalah sesuatu yang selalu membuat saya bersemangat. Manajemen baru di Real Valladolid akan dikenal dengan empat kata, yaitu kompetitif, transparan, revolusioner, dan sosial,” ujar Ronaldo dalam konferensi pers.

“Arah manajemen baru ini akan ditentukan oleh empat kata: daya saing, transparansi, revolusi dan sosial – kami akan mengandalkan Carlos Suarez (presiden sebelumnya) yang akan tetap di sini.”

“Kami ingin terus mengkonsolidasikan klub ini di tingkat atas dan terus membangun, tetapi dengan kesatuan baik di dalam dan di luar lapangan saya yakin dalam ide-ide ini,” ujar Ronaldo.

Valladolid merupakan klub yang sudah didirikan sejak 1928 dan bermarkas di Stadion Jose Zorrilla. Kesebelasan yang khas dengan warna ungu itu pernah menjadi juara divisi dua liga Spanyol, dan dua kali finis sebagai runner-up Copa del Rey.

Meski beberapa kali degradasi ke kompetisi level kedua Segunda Division, Valladolid tercatat cukup akrab dengan kompetisi La Liga. Musim 1948/1949 merupakan kali pertama Valladolid merasakan persaingan di papan atas liga sepak bola Spanyol.

Valladolid memulai langkahnya musim ini dengan hasil seri 0-0 melawan Girona, kemudian kalah tipis 1-0 oleh sang juara bertahan Barcelona, kemudian kembali berbagi satu poin dengan Getafe. Hasil 2 poin dari 3 pertandingan yang telah dilakoni memang bukan catatan yang bagus, akan tetapi hal tersebut tentunya masih bisa diperbaiki seiring dengan berjalanannya musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top