skip to Main Content
Kepa Arrizabalaga Menjadi Kiper Termahal: Ini Lima Hal Tentang Kepa

Kepa Arrizabalaga Menjadi Kiper Termahal: Ini Lima Hal Tentang Kepa

Chelsea resmi mendapatkan kiper Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao, kiper timnas Spanyol itu dikabarkan dibeli dengan harga 71,6 juta Pounds atau sekitar Rp 1,32 triliun..

Berikut lima hal mengenai Kepa yang menarik untuk dibahas:

  1. Kepa menjadi kiper termahal di dunia

Arrizabalaga resmi memecahkan rekor transfer Chelsea yang dipegang Alvaro Morata. Morata dipinang Chelsea dari Real Madrid pada 21 Juli 2017 dengan banderol 59,4 juta pounds.

Kini, Arrizabalaga pun menyandang status kiper termahal di dunia yang sebelumnya dipegang oleh Alisson Becker. Alisson Becker direkrut Liverpool FC dari AS Roma pada 20 Juli 2018 dengan mahar 67 juta pounds atau sekitar Rp 1,24 triliun

  1. Hampir pindah ke Madrid di bulan januari tahun ini

Saat jendela transfer musim dingin yang lalu, Zidane sempat tertarik untuk meminang Kepa dari Bilbao. Saat itu klausul kontrak Kepa hanya senilai 20 juta Euro.

Presiden Florentino Perez pun sudah memberikan respon positif dan menyebutkan bahwa pelatih bisa merekrut siapa saja ke Madrid yang dinilai dapat menambah nilai dari tim itu sendiri, terutama pemain muda potensial yang bisa berkembang menjadi bintang besar.

Akan tetapi kala itu Zidane berkeras bahwa ia tidak ingin menggangu keseimbangan tim dengan melakukan perekrutan pemain di tengah musim dan beresiko merusak keseimbangan dan kestabilan tim yang dilatihnya.

  1. Baru mencatatkan satu penampilan untuk timnas senior Spanyol

Setelah sebelumnya bermain untuk timnas Spanyol junior, termasuk saat memenangkan medali kejuaraan Eropa usia-19 dibawah pelatih Julen Lopetegui, Kepa berhasil tampil memperkuat timnas senior Spanyol pada pertandingan persahabatan melawan Kosta Rika bulan November tahun lalu.

Kepa kemudian berangkat ke Piala Dunia 2018 sebagai pemain pelapis De Gea, dengan penampilan yang buruk dari kiper asal Manchester United tersebut di awal fase grup maka tersebarlah rumor bahwa posisinya akan digantikan olek Kepa di pertandingan 16 besar melawan Rusia.

Akan tetapi pada akhirnya De Gea berhasil mempertahankan posisinya, dan pelatih baru Spanyol Luis Enrique harus memilih siapa yang akan tampil di bawah mistar gawang Spanyol kedepannya.

  1. Kepa butuh waktu cukup lama untuk jadi pilihan utama di Athletic

Walau saat ini Kepa sudah menjadi pilihan utama, usaha Kepa untuk bisa menembus tim inti di Athletic Bilbao sudah cukup jauh sejak Mei 2012, ketika Marcelo Bielsa masih menangani tim tersebut. Tetapi dia belum bisa menjadi kiper nomor satu dan masih berada di bayang-bayang Iago Herrerin dan Gorka Iraizoz.

Kepa pun sempat dipinjamkan ke tim divisi dua Ponferradina dan Real Valladolid, sebelum akhirnya Ernesto Valverde akhirnya menampilkan Kepa sebagai kiper utama pada September 2016. Sejak saat itu Kepa tidak pernah menoleh kebelakang dan terus berkembang menjadi kiper terbaik di klub tersebut saat ini.

  1. Spesialis penalti

Reputasi Kepa sebagai seorang kiper spesialis penalti dimulai saat ia tampil di Euro U-19 tahun 2012 yang lalu, ketika dia berhasil menggagalkan penalti pemain Perancis Samuel Umtiti dan Geoffrey Kondogbia pada babak adu penalti di semifinal, membantu tim yang dilatih Lopetegui mencapai partai Final.

Musim lalu penampilan Kepa di liga Spanyol juga cukup baik, dimana ia berhasil mencatatkan penyelamatan dari penalti Manu Trigueros (Villarreal) dan Youssef En-Nesyri (Malaga).

Menarik kita tunggu nantinya bagaimanakah performa Kepa di Chelsea nantinya, akankah dia berhasil tampil bagus dan sukses menggantikan Courtois dalam mengarungi kerasnya musim di liga Inggris?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top